fbpx

One Point Indonesia

Contact Us

Contact Us

Contact Us

Contact Us

Logo One Point Indonesia (Black)
Training and Consultant

Apa Sih Tujuan Pelatihan dan Mengapa Pelatihan Dibutuhkan ?

Onepoint.co.id, Jakarta – Mengapa Pelatihan Diperlukan?

Kegiatan pelatihan sangat penting karena bermanfaat guna menambah pengetahuan atau keterampilan terutama bagi yang mempersiapkan diri memasuki lapangan pekerjaan.

Sedangkan bagi yang sudah bekerja akan berfungsi sebagai “charger” agar kemampuan serta kapabilitas kita selalu terjaga guna mengamankan existensi atau peningkatan karir.

Jadi kalaupun itu harus mengeluarkan biaya sebetulnya tidak terlalu signifikan. Misalnya kita jadwalkan untuk mengikuti pelatihan dengan frekuensi satu kali dalam satu tahun. Maka biaya yang dikeluarkan apabila dibagi prorata, jumlah pengeluaran rata-rata perbulan sungguh kecil dan tidak sebanding dengan hasil yang diperoleh. –
Oleh karena itu ungkapan biaya dalam konteks pelatihan biasanya lebih populer disebut sebagai investasi. Jadi kita melakukan investasi dalam jumlah yang kecil untuk tetap survive dalam dunia kerja yang sangat kompetitif akhir-akhir ini.

Segala sesuatu dapat terjadi dan berubah secara tiba-tiba. Hanya kemampuan dan upaya untuk me-“refresh” kompetensi masing-masing kita yang membuat kita selalu dapat bertahan.

Jangan pernah lengah dan lalai karena yang dinilai adalah aktualisasi diri bukanlah meluluh bertumpu pada kebanggan background pendidikan atau nama besar almamater.

Tujuan dan Manfaat Pelatihan

Menurut Carrell dan Kuzmits, tujuan utama pelatihan dapat dibagi menjadi 5 area:
1. Untuk meningkatkan ketrampilan karyawan sesuai dengan perubahan teknologi.
2. Untuk mengurangi waktu belajar bagi karyawan baru agar menjadi kompeten.
3. Untuk membantu masalah operasional.
4. Untuk menyiapkan karyawan dalam promosi.
5. Untuk memberi orientasi karyawan untuk lebih mengenal organisasinya.

Menurut Procton dan Thornton (1983 : 4) menyatakan bahwa tujuan pelatihan adalah:
1. Untuk menyesuaikan diri terhadap tuntutan bisnis dan operasional-operasional industri sejak hari pertama masuk kerja.
2. Memperoleh kemajuan sebagai kekuatan yang produktif dalam perusahaan dengan jalan mengembangkan kebutuhan keterampilan, pengetahuan dan sikap.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top